Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi dikarenakan ada seorang pasien yang membutuhkan bantuannya.
Sang ayah dari pasien yang akan di operasi menghampirinya dan dengan
gusar berkata "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apakah anda tidak
tahu bahwa nyawa anak saya terancam jika tidak segera di operasi?"
Dokter itu tersenyum dan berkata, "Maaf, saya sedang tidak berada di
rumah sakit, tapi secepatnya saya menuju kemari ketika pihak rumah sakit
menghubungi saya"
Kemudian dokter tersebut bergegas menuju ke
ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di
wajahnya dan berkata kepada ayah dari pasien tersebut "Syukurlah, anak
anda sudah tertolong dan keadaannya sudah sangat stabil".
Tanpa
menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata lagi, "Suster akan
membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan", setelah berkata dokter
tersebut segera berlalu dengan tergesa-gesa.
Sang ayah berkata
kepada suster, "Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia kan sepatutnya
memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !!!"
Sambil
meneteskan air mata suster menjawab, "Anak dokter tersebut meninggal
dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami
meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda
sudah selamat dan ia bisa kembali berkabung".
Pesan:
Janganlah kita tergesa-gesa memberikan penilaian terhadap seseorang,
tapi maklumilah bahwa setiap orang di sekeliling kita menyimpan cerita
kehidupan yang mungkin tidak terbayang di benak kita.
sumber tulisan mas Ipan.( https://www.facebook.com/ipan999?fref=ts)
Rabu, 22 Mei 2013
ILMU
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siangterdapat tanda tanda bagi orang yang berakal (cerdas)"
(QS.Ali Imran 190)
Ilmu
adalah himpunan fakta-fakta serta aturan-aturan yang menyatakan
hubungan antara satu dengan yang lain. Fakta itu tersusun secara
sistematik serta dinyatakan dalam bahasa yang tepat dan pasti
sehingga mudah dipahami, mudah dicari kembali, dan mudah mengerti
untuk komunikasi.
Ilmu memiliki banyak manfaat yang di antaranya:
Ilmu memiliki banyak manfaat yang di antaranya:
1. Dengan ilmu manusia diberikan kewenangan untuk menjadi khalifah di
muka bumi. Hal ini tercermin dalam Al-Qur-an surat Al-Baqarah ayat 31-32
وَعَلَّمَ آدَمَ الأسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى
الْمَلائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلاءِ إِنْ كُنْتُمْ
صَادِقِينَ , قَالُوا سُبْحَانَكَ لا عِلْمَ لَنَا إِلا مَا عَلَّمْتَنَا
إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda)
seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu
berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang
orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada
yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami;
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
Ilmu dalam hal ini merupakan sebuah jalan nyata untuk mewujudkan
kehidupan dunia yang sejahtera. Dengan modal pengetahuan tentang potensi
benda-benda yang ada di dunia, manusia bisa memanfaatkannya untuk
memenuhi segala macam hajat dari mulai sandang, papan dan pangan.
2. Ilmu mengantarkan manusia kepada ma’rifatullah, sebagaimana tersirat dalam surat Al-Alaq ayat 1-5
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ , خَلَقَ الإنْسَانَ
مِنْ عَلَقٍ , اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ , الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ,
عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
1.Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia
Telah menciptakan manusia dari segumpal darah, 3. Bacalah, dan
Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan
perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak
diketahuinya.(Al-Alaq: 1-5)
Orang yang berilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt sebagaimana tercermin dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11
…يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“…niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di
antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Orang yang berilmu tidak akan pernah menjadi atheis karena ilmu pada
hakikatnya diciptakan untuk menjadikan manusia hamba yang bersyukur
atau dalam tafsir jalalain agar manusia beriman kepada Allah Swt. Hal
ini nampak jelas dalam Al-Qur’an surat Al-Nahl ayat 78
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا
تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ
لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak
mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan
dan hati, agar kamu bersyukur.”
Semoga kita termasuk orang -orang yang senantiasa beryukur
amin.
amin.
(dari berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)

